Wanita Muda Asal Pangandaran Jabar Penghuni Hotel Holiday Inn Surabaya Ditemukan Tewas Dalam Kamar

SURABAYA, IPers.com - Seorang wanita muda bernama Novitasari (21) asal Pangandaran Jawa Barat ditemukan tewas tanpa busana di kamar 909 hotel Holiday Inn Surabaya. Kamis (25/3/2021).

Novitasari ditemukan tergeletak di lantai kamar oleh pegawai hotel dan rekannya, korban diduga pekerja seks komersial (PSK) alias cewek open BO. Polisi juga menemukan aplikasi MiChat yang mengarah kalau korban berprofesi sebagai cewek open BO.

Menurut informasi, korban sempat dihubungi temannya via ponsel, namun tak ada respon, akhirnya teman korban curiga.

Karena tak ada respon, teman korban kemudian mendatangi kamar hotel nomor 909 Holiday Inn dibantu petugas hotel. Saat ditemukan, korban tergeletak di bawah lantai kamar dekat kasurnya dengan kondisi tanpa busana alias telanjang.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto membenarkan kejadian tersebut.

"Saat ditemukan memang tanpa busana sama sekali, saat ini masih kami lakukan pemeriksaan terhadap saksi," ujar Risti kepada wartawan. Kamis (25/3/2021).

Polisi kemudian mendatangkan tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk mengevakuasi jenazah korban.

Disinggung terkait dugaan sementara kematian korban, Risti mengaku masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit.

"Sudah dibawa ke rumah sakit RSUD Dr Soetomo, tidak ada tanda kekerasan. Untuk penyebabnya kami menunggu hasil autopsi," tandasnya.

Lanjut Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto menuturkan, saat ini pihaknya telah memeriksa teman korban dan handphone-nya yang mengarah pada dugaan prostitusi.

"Ada aplikasi MiChat, dugaan sementara mengarah pada open BO, Selain mayat NS, polisi juga menemukan satu kondom dan beberapa obat-obatan di dalam kamar korban," kata Risti, Kamis (25/3/2021).

Menurut polisi, korban meninggal tidak ada tanda- tanda kekerasan.

"Hasil identifikasi sementara dugaannya sakit, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, sesuai keterangan teman korban memang sempat mengeluh pusing dan sakit darah tinggi, kami juga temukan obat-obatan," pungkasnya. (red)

Berita Terkait