Seperti Ini Tanggapan Ketua IMI Provinsi Jawa Timur Terkait Pembentukan Pengurus Baru IMI Kabupaten/

SURABAYA || IPERS - Ketua IMI Provinsi Jawa Timur Bambang Haribowo akan melantik Pengurus Baru Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Banyuwangi, yang rencananya dilaksanakan pada hari selasa, 25 Juni 2024, masa bakti 2024-2028, bertempat di Pendopo Shaba Swagatha Banyuwangi.

Bambang Haribowo menanggapi dari pemberitaan di salah satu media bahwa pelantikan pengurus baru IMI Kabupaten Banyuwangi dinilai cacat etika, sementara Bambang Haribowo menjelaskan dengan dibentuknya Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten/ kota berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IMI tahun 2022, dilakukan oleh IMI Provinsi.

“Berdasarkan Anggaran Dasar IMI Pasal 63 sangat jelas bahwa Pengurus IMI Kabupaten/Kota dan/atau Wilayah Administrasi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ditunjuk, dipilih dan ditetapkan oleh Ketua IMI Provinsi, sedangkan Anggaran Rumah Tangga IMI juga menjelaskan pada pasal 117 Bahwa Pemilihan Ketua IMI Kabupaten/Kota dan/atau IMI Wilayah Administrasi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dilakukan oleh Ketua IMI Provinsi untuk Periode Pertama dan untuk Periode selanjutnya akan berdasarkan evaluasi kinerja sesuai ketentuan yang berlaku,serta akan diatur lebih lanjut melalui Peraturan Organisasi dan/atau AD/ART IMI”, ujar Bambang Haribowo yang akrab disapa Bambang Kapten.

Bambang Kapten menambahkan, kehadiran kepengurusan IMI hingga tingkat kabupaten/kota, khususnya IMI Kabupaten Banyuwangi, merupakan kebutuhan organisasi, kehadiran IMI Kabupaten Banyuwangi akan memudahkan pembinaan juga menggali lebih banyak lagi potensi balap dari generasi muda di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, selain itu, IMI Kabupaten Banyuwangi harus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, dari mulai bupati dan jajaran pemerintahan daerah, hingga kerja sama dengan Kapolres dalam pembinaan klub.

"Sekaligus bekerja sama dengan KONI Kabupaten dalam penyaluran dana pembinaan, karena sesuai ketentuan, setiap pengurus cabang olahraga tingkat kabupaten/kota mendapatkan dana pembinaan dari KONI," jelas Bambang Kapten.

Bambang Kapten berharap, kepada pengurus baru IMI Kabupaten Banyuwangi yang akan dilantik agar setiap ada kegiatan perlu dilihat bentuk dan tidak ada dampak buruk dirasakan oleh masyarakat maupun lingkungan, karena IMI sudah diakui dunia untuk olah raga otomotif, dan menjadi tantangan Bersama, juga mengharapkan kepada kepengurusan IMI Kabupaten Banyuwangi yang akan dilantik nanti bisa membawa kemajuan Kabupaten Banyuwangi, baik di bidang sektor pariwisata, perekonomian, dan di bidang otomotif dan, bisa mencetak atlet balap profesional.

“Jadikan IMI Kabupaten Banyuwangi, bisa menggalang pemuda yang suka balap liar dilakukan pembinaan, agar bisa mencetak bibit pembalap baru dan pembalap handal yang bisa Go Internasional”, tandas Bambang Kapten. (Dex)

Editor : redaksi